rahmad jazuli Seorang Yang Senang Mengoptimasi Seo Blogger Dan Wordpress Sejak 2016, suka dengan berbagai bidang Dunia IT. Terimakasih Sudah Membaca Artikel Di website ini.

Viral Cleaning Service Dikeroyok 4 Siswa dan 1 Orangtua

53 sec read

Cleaning Service Dikeroyok 4 Siswa
Cleaning Service Dikeroyok 4 Siswa
Cleaning Service Dikeroyok Siswa dan orang tua disekolah

Viral Cleaning Service Dikeroyok 4 Siswa dan 1 Orangtua – Faisal Dg Pole (38), seorang cleaning service sekaligus sekuriti di SMP Negeri 2 Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, babak belur dihajar siswanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban dianiaya 4 siswa serta satu orangtua murid. Saat ini kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Muhammad Warpa mengatakan, saat ini belum ada pelaku yang ditahan. Itu karena pihaknya baru melakukan olah TKP dan memeriksa saksi serta mengumpulkan bukti-bukti.

“Iya kita sudah olah TKP tadi. Nanti perkembangan dilaporkan. Saat ini belum ada yang ditahan. Baru pengumpulan bukti-bukti,” ujar Warpa.

Ia mengatakan, penganiayaan terjadi pada Sabtu, 9 Februari 2019, sekira pukul 15.00 Wita. Penganiyaan terjadi saat korban sedang memungut sampah di luar kelas. Kemudian siswa mengejek korban dengan kata-kata kasar.

 Cleaning Service Dikeroyok Siswa dan orang tua disekolah
Cleaning Service Dikeroyok Siswa dan orang tua disekolah

Korban tersinggung lalu menampar salah satu siswa dengan menggunakan tangan. Kemudian siswa inisial I pulang ke rumah dan menyampaikan perihal kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Tak lama kemudian orangtua siswa tersebut mendatangi korban di sekolah. Kemudian orangtua itu memerintahkan anak beserta 3 temannya untuk memukul korban. Para siswa itu lalu menganiaya korban.

Mereka memukul korban menggunakan sapu ijuk bergagang besi yang mengenai kepala sebelah kiri korban. Akibatnya, Faisal mengalami luka robek di kepala sebelah kiri. Tak hanya itu, orangtua siswa tersebut ikut memukul korban.

“Barusan kita olah TKP. Iya kita sudah olah TKP tadi. Nanti perkembangan dilaporkan. Baru pengumpulan bukti-bukti. Pelakunya juga anak dibawah umur. Di bawah 14 tahun,” kata Warpa.

rahmad jazuli Seorang Yang Senang Mengoptimasi Seo Blogger Dan Wordpress Sejak 2016, suka dengan berbagai bidang Dunia IT. Terimakasih Sudah Membaca Artikel Di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *