Tata Cara Mandi Wajib Pada Bulan Suci Ramadhan

Tata Cara Mandi Wajib Pada Bulan Suci Ramadhan – Sebelum menjalani ibadah puasa Ramadan lazimnya bagi seorang muslim sehat dan bersih dari hadas besar dan kecil.

Tata Cara Mandi Wajib Pada Bulan Suci Ramadhan
Tata Cara Mandi Wajib Pada Bulan Suci Ramadhan

Seorang muslim disarankan mandi wajib terlebih dahulu.

Tujuan mandi wajib adalah membersihkan dan menyucikan diri.

Ada sejumlah anjuran tentang tata cara mandi wajib untuk pria beserta hadisnya.

Tata Cara Mandi Wajib Ramadhan
Tata Cara Mandi Wajib Ramadhan

Tata cara mandi wajib Nabi Muhammad SAW

Berikut ini tata cara mandi wajib Nabi Muhammad SAW menurut hadis Al Bukhari.

Dari Aisyah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudu sebagaimana wudu untuk salat.

“Lalu, memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala.

Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Al Bukhari)

Dari Aisyah dia berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan.

Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudu dengan wudu untuk salat.

Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.

Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki.” (HR. Muslim).

Bulan Suci Ramadhan
Bulan Suci Ramadhan

Tata Cara Mandi Wajib bagi Pria

Pertama, niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar.

Kedua, megambil air dan membasuhkan ke tangan sebanyak 3 kali.

Ketiga, bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.

Keempat, wudhu seperti ketika mau salat.

Kelima, mengguyur bagian kepala sebanyak tiga kali.

Keenam, siram anggota badan sebelah kanan tiga kali, siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.

Ketujuh, membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

Kedelapan, gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.

Kesembilan, bilas seluruh tubuh dengan air mulai bagian kanan, lalu lanjutkan pada bagian kiri tubuh.

Tata Cara Mandi Wajib bagi Wanita

Pertama, niat dalam hati.

Kedua, mencuci tangan tiga kali sebelum mandi.

Ketiga, membersihkan kemaluan dan kotoran yang tangan kiri.

Keempat, mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan. Kemudian bersihkan tangan dengan sabun atau menggosokannya ke lantai.

Kelima, berwudu seperti pada umumnya ketika mau salat.

Keenam, menyiramkan air ke atas kepalanya sebanyak tiga kali.

Ketujuh, mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut lalu menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya. Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya.

Kedelapan, mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Tata cara mandi bagi wanita dibedakan menjadi dua.

Ada mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas.

Mandi junub wanita diperbolehkan untuk menggelung rambutnya.

Tata cara mandi junub wanita sama dengan tata cara mandi bagi laki-laki.

Hanya saja mandi junub wanita dibolehkan untuk menggelung rambutnya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ummu Salamah, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?”. Beliau menjawab: “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyelai kepalamu dengan air tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci.” (HR. Muslim no.330).

Tinggalkan komentar