rahmad jazuli Seorang Yang Senang Mengoptimasi Seo Blogger Dan Wordpress Sejak 2016, suka dengan berbagai bidang Dunia IT. Terimakasih Sudah Membaca Artikel Di website ini.

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

5 min read

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2 – Pada artikel kali ini kita akan membahas kunci jawaban mulai halaman 14, 17, 18, 19, 20 dengan isian lengkapnya. kunci jawaban pada pembelajaran 2 ini merupakan lelanjutan dari pembelajaran 1 yang beberapa waktu lalu itseenews bagikan.

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2
Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2

Nah, tanpa perlu berlama lagi mari simak kunci jawaban tematik kelas 4 tema 8 pembelajaran 2 dibawah ini.

Kunci Jawaban Halaman 14

Ayo Berlatih

Amatilah teks lagu “Yamko Rambe Yamko”. Identifikasi tinggi rendah nada dari notasi lagu di depan. Apa yang kamu temukan?

Jawaban :

lagu daerah yamko rambe yamko
lagu daerah yamko rambe yamko

Yamko Rambe Yamko bernada dasar Do = C berbirama 4/4 dan bertempo sedang (Moderato). Nada rendah berada di middle C (C4) dan tertinggi satu oktaf (C5)

Nyanyikan lagu ”Yamko Rambe Yamko” bersama gurumu sesuai dengan
tempo atau kecepatan dan tinggi rendah nada. Gurumu akan memberikan aba-aba tempo atau kecepatan dengan ketukan. Jelaskan tinggi rendah nada pada lagu ”Yamko Rambe Yamko”! Kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo itu dipercepat.

Download lagu Yamkorambe Yamko

Kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo lagu itu dipercepat.

Apa makna yang terkandung dari lagu ”Yamko Rambe Yamko”?

Jawaban :

Lagu Yamko RambeYamko adalah lagu yang bertemakan tentang peperangan. Walaupun tempo lagunya cepat dan terkesan riang, sebenarnya makna dari lagu ini cukup menyedihkan. Lagu ini menceritakan tentang sebuah pertikaian yang terjadi di dalam negeri. Di dalam lagu lagu ini, pelantun lagu ingin menjadi bunga bangsa.

Edo bernyanyi lagu ”Yamko Rambe Yamko” dengan penuh semangat dan percaya diri. Tidak disangka setelah semua teman-teman bernyanyi, Ibu Guru bercerita mengenai cerita rakyat Papua. Edo merasa bangga karena lingkungan tempat tinggal keluarga besarnya kaya budaya. Ada lagu daerah dan juga cerita rakyat. Berikut cerita yang disampaikan Ibu Guru.

Kunci Jawaban Halaman 17

Ayo Berlatih

Siapa saja tokoh-tokoh dalam cerita tersebut? Sebutkan tokoh-tokoh dalam cerita. Kemudian, ceritakan secara lisan cerita tersebut di depan teman-teman dan gurumu.

Ada berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya cerita rakyat, cerpen, dan novel.

Adapun jenis cerita rakyat antara lain cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga.

Jawaban :

Tokoh : Kasuari dan Dara Makota

Ceritakan Kembali cerita Kasuari dan Dara Makota Di depan teman-teman dan gurumu

cerita Kasuari dan Dara Makota
cerita Kasuari dan Dara Makota

Ayo Berdiskusi

Carilah informasi tentang jenis-jenis cerita fiksi berikut!

Jawaban :

  1. Cerita jenaka adalah cerita pendek yang menceritakan kebodohan atau kecerdikan seseorang sehingga pembacanya tersenyum atau tertawa ketika membacanya.
  2. Mite adalah cerita narasi fiksi tentang kepercayaan suatu benda, peristiwa gaib, alam gaib, atau yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib.
  3. Fabel adalah cerita narasi fiksi tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia dan memiliki pesan moral di dalamnya.
  4. Legenda adalah cerita narasi fiksi tentang terjadinya suatu tempat atau wilayah, kejadian alam, asal-usul suatu benda, atau kejadian di suatu tempat atau daerah.
  5. Saga adalah cerita narasi fiksi yang mengandung unsur sejarah.
  6. Cerpen adalah cerita fiksi yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang kehidupan manusia yang selesai dibaca dalam sekali duduk.
  7. novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak atau sifat pelaku

Pembahasan Tambahan

Ada tiga macam cerita fiksi, yaitu

  1. Cerita rakyat, yang terdiri dari cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga.
  2. Cerita pendek.
  3. Novel adalah cerita fiksi yang panjang dan mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak setiap tokoh.

Contohnya :

Contoh cerita jenaka:

  • Lebai Malang
  • Pak Pandir
  • Si Luncai dan Pak Belalang

Contoh mite: Asal mula Padi (Dewi Sri), Jaka Tarub dan Dewi Nawangmulan, Hikayat Sang Boma, Terjadinya Gerhana Bulan (Bathara Kala)

Contoh fabel: Kelinci dan Kura-kura, Burung Gagak yang Sombong

Contoh Legenda:

  1. Legenda Keong Mas (Jawa Timur)
  2. Legenda Asal Mula Telaga Warna (Jawa Barat)
  3. Legenda Batu Menangis (Kalimantan Barat)
  4. Legenda Asal Usul Danau Lipan (Kalimantan Timur)
  5. Legenda Sangkuriang (Jawa Barat)
  6. Legenda Roro Jongrang (Yogyakarta)
  7. Legenda Cindelaras (Jawa Timur)
  8. Legenda Danau Toba (Sumatera Utara)
  9. Legenda Timun Mas (Jawa Tengah)
  10. Legenda Lutung Kasarung (Jawa Barat)

Contoh saga: Lutung Kasarung, Hang Tuah, Calon Arang

Contoh cerpen:

Sepatu Butut

(Cerpen Ely Chandra Perangin-angin

(orientasi)

    Entah sudah berapa kali aku mengatakan padanya untuk mengganti sepatu bututnya itu. Kalau sepatu itu masih layak pakai sih mungkin tidak apa-apa. Tetapi sepatu itu sudah kelihatan sangat kumal, jauh dari kategori layak pakai. Walaupun orang tua kami bukanlah orang yang kaya. tetapi kurasa mereka masih mampu membelikan Andi sebuah sepatu baru yang lebih Iayak pakai.

    Entah mengapa pula. hanya aku yang selalu memperhatikan sepatu bututnya Andi. Sepatu butut itu begitu menggangu pandanganku. Orang tua kami tidak pernah protes kalau Andi menggenakan sepalu butut itu lagi.

(rangkaian peristiwa)

    Pagi ini kami akan berangkat sekolah. Lagi-lagi sepatu butut itu Iagi yang kuperhatikan. Tidak ada yang lain yang kuperhatikan dari Andi. Aku jadi malas bila berjalan dengannya. Aku malu bila harus berjalan dengannya. Seperti berjalan dengan seorang gembeel.

    Sepatu butut itu begitu mengganggu pikiranku kenapa Andi tidak minta sepatu baru saja biar keren seperti teman-temannya, si Ivan dengan sepatu ketsnya, atau seperti Dodi dengan sepatu sportnya?

    Di suatu malam, aku berpikir untuk menyingkirkan sepatu butut itu. Aku berencana membuangnya di hari Sabtu malam, karena kutahu ia akan mencucinya di hari Minggu. Jadi kalau di hari Minggu ia tidak menemukannya, masih ada kesempatan untuk membeli yang baru sehingga ia masih bisa masuk di hari Seninnya.

    Untuk membuang sepatu butut tentu saja tidak memerlukan rencana yang rumit. cukup sederhana saja pasti aku bisa melakukannya, hanya tinggal menunggu Andi tidur di malam hari, dan kemudian aku tinggal menjalankan misinya. Hari yang kunantikan pun tiba. Segera aku bersiap menjalankan misiku. Kulihat Andi sedang tidak ada di rumah.

(komplikasi)

    Aku ambil sepatu itu dari rak sepatu, kemudian aku masukkan ke dalam tas plastik hitam. Pelan-pelan aku membuka pagar dan membuang tas itu ke keranjang sampah di depan rumah. Selesai sudah misiku.

   “Ibu, lihat sepatu Andi? Kemarin ada di rak sepatu,” tanya Andi ketika aku sedang di dapur.

    “Ibu tidak lihat. Ayo kita cari,” kataku pura-pura.

    Teras, gudang, kebun, dan semua kamar sudah dijelajahi oleh Andi, tapi ia tidak menemukannya juga. Wajahnya tampak kaku. Sebentar-sebentar ia menghela napas kencang-kencang.

    “Kenapa tidak pakai sepatu yang baru saja, Ndi? tanyaku sambil menyodorkan sepatu yang baru aku beli minggu kemarin. Tapi Andi menolaknya.

    Ia menggeleng-gelengkan kepalanya sambil masuk ke kamarnya.

    “Lho? Egak ke sekolah?” tanyaku mengikuti dari belakang.

    Ia menggeleng lagi dan menghempaskan badannya ke tempat tidur. Waduh …. Kumat sudah “puasa ngomong”-nya. Begitulah Andi kalau sedang marah.

(Resolusi)

    Dua hari sudah Andi “puasa berbicara” bahkan juga tidak mau makan. Bila seperti ini, gagal sudah rencanaku.

    “Andi! Lihat apa yang Ibu temukan,” kataku sambil menunjukkan sepatunya. Akhirnya aku yang mengalah.

    “Buat apa Ibu ambil dari tempat sampah? Andi sedang malas saja ke sekolah kok,” katanya sambil memakai sepatu barunya.

    “Laaaa? Adegan ngambeknya dalam rangka apa kemarin?” tanyaku heran.

    “Cuma mau ngasih Ibu pelajaran saja. Jangan suka ngambil barang orang sembarangan,” katanya sambil mencium tanganku dan beranjak ke sekolah.

contoh Novel : sarung preneur

Kunci Jawaban Halaman 18

Ayo Berlatih

Bacalah kembali cerita Asal Mula Telaga Warna dan Kasuari dan Dara Makota.

Kemudian, identifikasilah jenis cerita fiksi tersebut.

Jenis cerita fiksi Kasuari dan Mara Makota adalah
Penjelasan:

Jawaban : Cerita Kasuari dan burung Makota adalah cerita fiksi berupa fabel karena tokohnya adalh hewan yang berwatak seperti manusia.

Jenis cerita fiksi Asal Mula Telaga Warna adalah
Penjelasan:

Jawaban : Legenda, karena berkaitan dengan tempat2 dan lokasi2 yang benar adanya

Kasuari dan Dara Mahota dalam cerita di depan memiliki sayap untuk terbang. Dengan terbang, mereka dapat menuju tempat tertentu. Demikian juga dengan manusia. Manusia seringkali menggunakan sarana transpotasi, seperti sepeda, sepeda motor, mobil, pesawat, dan kapal untuk menuju tempat tertentu.

Kunci Jawaban Halaman 19

Ayo Mencoba

Lakukan percobaan di bawah ini secara berpasangan.

Mendorong Meja Sendiri dan Bersama Teman

Tujuan : mengetahui perubahan gerak akibat gaya
Alat : meja

Langkah kegiatan

1. Letakkan meja di tempat cukup luas.
2.

Gambar 1
Gambar 1

Doronglah meja secara sendiri dengan kekuatan penuh.
Perhatikan gerakan meja.
Apa yang kamu rasakan?

Jawaban :

Yang dirasakan pada gambar 1 gerakan meja lambat dan terasa berat

3.

Gambar 2
Gambar 2

Kemudian, doronglah meja bersama temanmu.
Gunakan kekuatan penuh seperti saat mendorong sendirian.
Perhatikan gerakan meja.
Apa yang kamu rasakan?

Jawaban :
Yang dirasakan pada gambar 2 gerakan meja cepat dan terasa ringan

Kunci Jawaban Halaman 20

Ayo Menulis
Tulislah hasil percobaanmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

  1. Apa perbedaan yang kamu rasakan saat mendorong meja sendiri dan
    berdua?
  2. Bagaimana pergerakan meja saat didorong sendiri dan berdua?
  3. Apa kesimpulanmu dari percobaan ini?

Jawaban :

  1. Mendorong meja sendiri lebih berat
    mendorong meja berdua terasa lebih ringan
  2. Jika didorong sendirian gaya dorongnya lebih besar. tapi jika dilakukan 2 orang maka dorongnganya akan lebih ringan.
  3. kesimpulanya ialah mendorong meja dengan berdua lebih efektif untuk emindahkan meja dan pekerjaan menjadi ringan.

Demikian Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2, jika kamu ingin tau kunci jawaban lengkap kelas 4 tema 8 mari lihat disini. semoga bermanfaat

rahmad jazuli Seorang Yang Senang Mengoptimasi Seo Blogger Dan Wordpress Sejak 2016, suka dengan berbagai bidang Dunia IT. Terimakasih Sudah Membaca Artikel Di website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *