5 Kiat Bahasa Tubuh agar Sukses Saat Wawancara Kerja

5 Kiat Bahasa Tubuh agar Sukses Saat Wawancara Kerja – Persiapan utama yang dilakukan seorang kandidat calon pekerja disebuah perusahaan adalah menguasai informasi seputar perusahaan yang dilamar.

Bagi lulusan sarjana baru atau fresh graduate, perlu mempelajari berbagai bentuk wawancara.

5 Kiat Bahasa Tubuh agar Sukses Saat Wawancara Kerja
5 Kiat Bahasa Tubuh agar Sukses Saat Wawancara Kerja

Diantaranya penilaian perusahaan terkait bahasa tubuh.

Bahasa tubuh yang Anda tunjukkan saat menghadari wawancara kerja mengandung arti tertentu dan mempengaruhi peluang Anda untuk dapat diterima bekerja.

Persiapan Sukses Wawancara

Ada beberapa persiapan yang perlu ada lakukan. Dilansir rahmadjazuli.com dari Jobplanet, Rabu (23/1/2019), berikut tips menggunakan bahasa tubuh saat wawancara :

1. Sopan menyambut pewawancara

Menjaga sikap dan bahasa tubuh yang baik dimulai sejak Anda menginjakkan kaki di lokasi wawancara.

Mulai dari menyapa ramah satpam atau resepsionis perusahaan tempat Anda melamar.

Lalu ucapkan terima kasih pada siapa pun yang mengantar Anda ke ruang wawancara kerja.

Tiba di ruangan, jabatlah tangan dan tunggu hingga dipersilakan untuk duduk.

2. Jabat tangan dengan tegas

Jabatan tangan dapat mencerminkan karakter atau kepribadian seseorang.

Sambil memperkenalkan diri, jabatlah tangan pewawancara dengan tegas.

Artinya tidak terlalu lemah namun tidak terlalu kencang.

Abapila jabatan tangan terlalu lemah, pewawancara mengangkap kesan kurang percaya diri.

Semenetara jika terlalu erat, bisa dinilai terlalu agresif.

3. Jaga kontak mata

Anda harus menjaga kontak mata agar tidak terlalu berlebihan hingga membuat pewawancara gelisah atau tidak nyaman.

Maka berikan tatapan mata sealami mungkin namun tetap memancarkan antusiasme Anda terharap jalannya wawancara.

Apabila Anda merasa kurang nyaman menatap mata pewawancara terlalu lama, Anda boleh sesekali melirik ke sisi lain ketika sedang memikirkan jawaban.

4. Mengangguk sambil menyimak

Menganggukkan kepala merupakan respons yang ideal ketika mendengarkan pewawancara yang sedang berbicara.

Akan tetapi, anggukan yang berlebihan dan bukan pada saat yang tepat justru akan menjadi bumerang buat Anda.

Hal ini menandakan bahwa Anda sebenarnya tak sepenuhnya menyimak atau tak tahu apa yang sedang dibicarakan.

Apabila ada pesan yang kurang Anda pahami, jangan segan untuk menanyakan pada pewawancara.

Tentunya tidak dengan memotong ucapannya, ya.

5. Menggerakkan tangan secukupnya

Menyilangkan kedua tangan di dada akan memberi kesan menantang lawan bicara.

Ambil langkah paling aman, yakni meletakkan tangan di atas pangkuan.

Hal ini juga sekaligus untuk membatasi gerakan tangan yang berlebihan.

Berbicara sambil menggerakkan tangan memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan diri senyaman mungkin, serta membantu memperjelas ucapannya namun tetap kendalikan gerakan tangan yang tidak perlu Anda lakukan.

Sekilas mungkin tampaknya terlalu banyak aturan yang harus diikuti dalam wawancara kerja, namun tips tersebut bisa menjadi bekal Anda dalam menghadapi wawancara kerja.

Kurangi rasa gugup pada diri Anda, persiapkan materi dengan baik.

Mintalah doa dan restu orang tua agar diberikan kemudahan dalam wawancara kerja.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar